Penderita Kusta Tidak Membutuhkan Stigma Negatif, Sesungguhnya Mereka Hanya Membutuhkan Bantuan dan Dukungan

Sumber Gambar : motherandbeyond.id

“Jangan pernah memandang sebelah mata seseorang yang menderita kusta, sesungguhnya mereka tidak membutuhkan itu semua, karena yang mereka butuhkan hanyalah bantuan dan dukungan dari kita”

Perkenalkan namaku Alto Refa Chandra, sesungguhnya aku secara pribadi tidak pernah memiliki pengalaman langsung tentang penderita kusta. Tetapi sebagai anak dari seorang ibu yang berprofesi sebagai perawat di salah satu puskesmas, tentunya aku sering mendapatkan cerita tentang dunia kesehatan. Ibuku sering menceritakan tentang penderita penyakit langka yang pernah beliau temui, salah satunya adalah penderita kusta.

Sumber Gambar : Dokumen Pribadi

Ibuku sering mendengarkan keluhan dari penderita kusta yang sering mendapatkan stigma negatif dari masyarakat, bahkan ada kalanya mereka merasa sangat diasingkan. Diskriminasi yang mereka dapatkan dari kalangan masyarakat, kadang kala membuat mereka tidak semangat untuk menjalani kehidupan. Sungguh bak jatuh tertimpa tangga, tidak hanya raga yang menderita, nyatanya jiwa mereka juga ikut terganggu akibat menderita kusta.

Jujur saja, mereka tidak pernah mengharapkan mendapatkan stigma negatif, pengasingan dan juga diskriminasi. Mereka hanya mengharapkan bantuan dan dukungan agar bisa bertahan dan sembuh dalam menghadapi penyakit kusta. Tentunya ini merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh seluruh masyarakat Indonesia, mereka harus bisa merubah pola pikir menjadi peduli dengan para penderita kusta.

Mari Bersama-Sama Hapus Stigma Negatif Tentang Kusta

Sumber Gambar : Dokumen Pribadi

“Kontribusi besar kita semua sangat diperlukan untuk menghapus stigma Negatif tentang kusta di Negara Indonesia”

Ibuku sebagai seorang perawat, merasa sangat aneh dengan stigma negatif yang dimiliki masyarakat tentang penderita kusta. Pada zaman yang serba maju, masih banyak masyarakat yang memiliki anggapan bahwa penyakit kusta merupakan kutukan atau hukuman Tuhan atas segala dosa yang pernah diperbuat penderita. Mungkin ibuku akan memaklumi persepsi ini, jika keadaan kehidupan masih belum ditunjang kecanggihan teknologi.

Tetapi sekarang keadaannya teknologi telah maju, kita akan sangat mudah mencari informasi tentang penyakit kusta. Kita dapat mencari informasi terlebih dahulu tentang kusta, sebelum mempersepsikan penyebab utama penyakit kusta. Aku pribadi ingin meluruskan bahwa pemahaman ini adalah salah, kalian harus tahu bahwa kusta bukan merupakan penyakit yang berasal dari kutukan atau hukuman Tuhan.

Kita perlu bersama-sama merubah persepsi ini, aku ingin berkontribusi untuk merubah persepsi negatif masyarakat tentang penyakit kusta. Harapannya masyarakat lebih peduli tentang orang-orang yang menderita kusta. Pesanku kepada kalian semua yaitu jangan pernah mencoba menutup mata, wajib hukumnya bagi seluruh pihak untuk memberikan bantuan dan dukungan pada para penderita kusta.

Mengenal Kusta Secara Lebih Dekat

Sumber Gambar : idntimes.com

“Teman-teman, aku memiliki harapan kepada kalian semua untuk mengenal penyakit kusta secara lebih dekat, informasi dan referensi yang kredibel tentang kusta sangat penting untuk kita miliki”

Kusta merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Laprae yang dapat menyebabkan kerusakan kulit, saraf, alat gerak dan mata. Bakteri kusta diyakini menular melalui pernafasan namun hanya akan menular jika terjadi kontak langsung dan berulang-ulang dengan pasien kusta yang belum berobat. Kusta tidak dapat tertular jika seseorang hanya bersentuhan sekali atau dua kali dengan pasien kusta (Sumber : nlrindonesia).

Pengetahuan tentang kusta sangat penting untuk kita miliki dengan harapan dapat menghindari dampak buruk yang mungkin terjadi. Faktanya kusta dapat dikategorikan sebagai penyakit berbahaya karena dapat membuat penderitanya mengalami mati rasa, kecacatan fisik, terputusnya salah satu anggota gerak seperti jari, ulserasi (luka borok), glaukoma, kebutaan, kerusakan permanen pada bagian dalam hidung, kerusakan bentuk wajah, kelemahan otot, cacat permanen, kerusakan saraf permanen, gagal ginjal, disfungsi ereksi dan kemandulan pada pria.

Sungguh tidak dapat dipungkiri bahwa kusta bisa menjadi penyakit sangat berbahaya, tentunya dengan banyaknya risiko yang menghantui, para penderita membutuhkan bantuan dan dukungan dari kita semua untuk bisa sembuh. Indah rasanya jika kita bersama-sama bekerjasama dengan para penderita kusta untuk memutus rantai penyebaran penyakit kusta dikehidupan, selain itu kita juga perlu bekerjasama untuk menghapus stigma negatif masyarakat tentang kusta.

Percayalah Bahwa Kusta Menghantui Negara Indonesia

Sumber Gambar : antaranews.com

“Negara Indonesia belum bebas kusta, sesungguhnya penyakit kusta sedang menghantui kehidupan kita”

Pastinya kalian bertanya-tanya, apa alasan utamaku menyarankan kalian semua untuk bekerjasama memutus rantai penyebaran kusta dan menghapus stigma negatif tentang kusta? Yah sesungguhnya kusta menghantui kehidupan seluruh masyarakat Indonesia. Kita harus berupaya semaksimal mungkin menekan angka penderita kusta, jangan sampai kita menderita penyakit kusta. Apalagi ketika pada akhirnya kita menderita kusta, tentunya kita tidak pernah ingin mendapatkan stigma negatif dari masyarakat.

Berdasarkan informasi yang aku dapatkan dari NLR Indonesia, Negara Indonesia saat ini menduduki peringkat ketiga dengan jumlah penderita kusta terbanyak setelah Negara India dan Brazil. Tentunya peringkat ketiga bukan suatu prestasi yang membanggakan, tetapi merupakan permasalahan yang harus segera diselesaikan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Meskipun tidak mudah menular, kita tidak boleh sedikitpun meremehkan penyakit kusta, aku yakin kalian semua akan mengalami penyesalan jika kusta benar-benar menular dalam diri kalian.

Sumber Gambar : Dokumen Pribadi

Berdasarkan cerita dari ibuku, kebanyakan penderita kusta mengalami disabilitas akibat telat melakukan pencegahan sejak awal. Padahal ibuku menyampaikan bahwa diagnosis dini dan pengobatan yang tepat menjadi kunci utama mencegah komplikasi dan penularan lebih luas. Sesungguhnya ketika seseorang tertular penyakit kusta, penanganan dan pengobatan segera dari dokter sangat penting untuk dilakukan.

Mari Bersama-Sama Memberikan Bantuan dan Dukungan Pada Penderita Kusta

Sumber Gambar : Dokumen Pribadi

“Gotong royong memberikan bantuan dan dukungan pada penderita kusta”

Tidak dapat dipungkiri bahwa bantuan dan dukungan sangat diperlukan oleh para penderita kusta. Rasa kemanusiaan dan kepedulian seluruh masyarakat Indonesia dapat terlihat dengan langkah yang dilakukan dalam menghadapi penyakit kusta. Aku pribadi sangat berharap bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk bergotong royong mengatasi penyakit kusta di Negara Indonesia, sudah waktunya menyatukan barisan untuk mewujudkan impian “Indonesia Bebas Kusta”.

Sumber Gambar : .pngegg.com

Menurutku pribadi para penderita kusta memiliki dua permasalahan pelik yang perlu untuk dihadapi, permasalahan dalam segi kesehatan dan perekonomian. Dalam segi kesehatan, terlihat jelas bahwa mereka memiliki risiko mengalami berbagai efek buruk lain setelah menderita kusta. Sedangkan dalam segi ekonomi, akibat keterbatasan dan ketidakmampuan dalam bekerja telah membuat keuangan mereka menjadi sangat-sangat terganggu, padahal mereka juga memerlukan uang sebagai kebutuhan hidup sehari-hari.

Tentunya bantuan dari kita sangatlah penting bagi mereka, kita dapat membantu dengan cara menyisihkan harta yang kita miliki untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Kita juga dapat berkontribusi lebih besar dengan cara membuka lapangan pekerjaan khusus bagi penderita kusta, sebuah pekerjaan yang memang dapat dikerjakan oleh penderita kusta. Tentunya mereka akan senang dengan sedikit bantuan yang kita berikan, penderita kusta akan merasa sangat tertolong berkat kebutuhan kehidupan sehari-hari mereka menjadi lebih terjamin.

Kita juga perlu memberikan dukungan maksimal pada penderita kusta, wajib hukumnya bagi kita menghapus stigma negatif dan diskriminasi pada penderita kusta. Sesungguhnya mereka tidak pernah mengharapkan cacian dari kita, mereka hanya membutuhkan dukungan untuk bisa segera sembuh dari penyakit kusta. Kita tidak boleh membeda-bedakan para penderita kusta, karena penderita kusta sesungguhnya sama dengan kita yaitu seorang manusia.

NLR Indonesia Berupaya Untuk Memberantas Kusta

Sumber Gambar : nlrindonesia.or.id

“Upaya semaksimal mungkin diperlukan untuk menurunkan angka penderita kusta di Negara Indonesia”

Jujur dalam hatiku yang paling dalam, aku memiliki harapan bahwa jumlah penderita kusta di Negara Indonesia dapat segera mengalami penurunan. Aku sangat ingin melihat Indonesia bebas dari segala macam penyakit termasuk kusta, percayalah bahwa masyarakat Indonesia wajib untuk mendapatkan jaminan hidup sehat. Segala upaya perlu dilakukan untuk bisa mencapainya, mari bersama-sama mewujudkan impian Indonesia yang bebas dari kusta.

Beruntungnya di Negara Indonesia adalah salah satu organisasi yang memiliki visi “Dunia yang bebas dari kusta dan konsekuensinya; semua orang Indonesia, terutama OYPMK atau orang dengan disabilitas, menikmati hak-hak mereka di tengah masyarakat inklusif tanpa stigma dan diskriminasi”, organisasi ini bernama NLR Indonesia.

NLR adalah organisasi non-pemerintah yang pertama kali berdiri di Negara Belanda pada tahun 1967. Saat ini NLR telah beroperasi diberbagai Negara yang jumlah penderita kusta terbilang banyak seperti India, Nepal, Brazil, Moxambique dan juga Indonesia. Pada Negara Indonesia sendiri, NLR mulai aktif bekerja di tahun 1975 dengan berkolaborasi bersama pemerintah Indonesia. Dalam rangka membuat kerja organisasi menjadi lebih efektif dan efisien dalam memberantas kusta, pada tahun 2018 NLR memutuskan bertransformasi menjadi entitas nasional.

Strategi dan Proyek Utama yang Dimiliki NLR Indonesia

“Hingga kita bebas dari kusta” merupakan slogan yang dimiliki NLR Indonesia, tidak dapat dipungkiri bahwa untuk mencapai hal ini tidak dapat dilakukan dengan mudah. Namun NLR Indonesia berupaya semaksimal mungkin untuk bisa mewujudkannya dengan berbagai strategi dan proyek Utama. Strategi NLR Indonesia ada tiga yaitu Zero Transmisi, Zero Disabilitas dan juga Zero Eksklusi. Sedangkan proyek yang dijalankan NLR Indonesia antara lain proyek LEAP, proyek MBIM, proyek PADI dan juga proyek SUKA.

Sumber Gambar : Dokumen Pribadi

“Hingga kita bebas dari kusta”

Strategi Program NLR Indonesia

Sumber Gambar : nlrindonesia.or.id

Proyek Utama NLR Indonesia

Sumber Gambar : nlrindonesia.or.id

Diantara berbagai strategi dan proyek yang dijalankan NLR Indonesia, sesungguhnya ada satu proyek yang menarik perhatianku yaitu SUKA (Suara untuk Indonesia Bebas Kusta). Tidak dapat dipungkiri bahwa langkah pertama dan terbaik untuk memberantas kusta adalah dengan mengedukasi masyarakat agar memiliki pemahaman dan pengetahuan yang baik tentang kusta. Aku berharap adanya proyek SUKA, membuat stigma negatif dan diskriminasi masyarakat pada penderita kusta menjadi hilang.

Sumber Gambar : Facebook Kantor Berita Radio-KBR

Proyek SUKA NLR Indonesia dijalankan dengan kolaborasi bersama Radio KBRI. Kampanye publik melalui radio dan media seperti podcast, FB, IG, Youtube dilakukan untuk menciptakan kesadaran tentang kusta (merubah stigma negatif dan diskriminasi masyarakat) dan mendorong seluruh masyarakat Indonesia untuk mensosialisasikan isu kusta dengan memanfaatkan platform media pribadi yang mereka miliki.

Kerjasama dengan radio KBRI telah menciptakan berbagai kegiatan dengan fokus tema “isu kusta dan konsekuensinya”. Kegiatan yang diselenggarakan NLR Indonesia dan KBRI antara lain Talkshow Ruang Publik bulanan selama 12 bulan, berbagai kompetisi seperti blog, video, poster, foto dan cerita, road show ke kampus dan media gathering.

Sumber Gambar : Dokumen Pribadi

Sungguh harus diakui bahwa adanya proyek SUKA yang diselenggarakan NLR Indonesia, telah menambah pengetahuanku tentang kusta. Aku juga bisa menyuarakan opiniku tentang kusta berkat adanya proyek SUKA, aku berharap karya opiniku dapat berkontribusi mewujudkan mimpi “Indonesia Bebas Kusta”. Masyarakat Indonesia sangat membutuhkan edukasi dari kita tentang kusta, pemahaman mereka tentang kusta masih terbilang sangat sedikit.

Maka dari itu mari kita bersama-sama merubah pola pikir masyarakat tentang kusta yang awalnya memiliki stigma negatif menjadi positif. Tentunya dengan pola pikir yang positif, akan membuat masyarakat menjadi lebih termotivasi untuk memberikan bantuan dan dukungan pada para penderita kusta. Percayalah bahwa dukungan dan dorongan akan dapat membuat kehidupan para penderita kusta menjadi lebih baik.

Tulisan Ini Diikutsertakan Dalam Lomba Artikel Suara Untuk Indonesia Bebas Kusta Dengan Tema Lawan Stigma Dengan Karya yang Diselenggarakan NRL Indonesia dan KBR

Referensi:

nlrindonesia.or.id, Website Resmi NLR Indonesia, Diakses pada tanggal 21 November 2021, https://nlrindonesia.or.id/