Ketika membicarakan tentang Negara Indonesia, pastinya kita akan sependapat bahwa Indonesia merupakan salah satu Negara yang kaya. Negara ini dikenal memiliki kekayaan baik dalam Sumber Daya Alam maupun Sumber Daya Manusianya. Indonesia memiliki keberagaman yang tinggi, mulai dari Sabang sampai Merauke terdiri dari berbagai suku, budaya, bahasa dan agama. Melihat kekayaan yang dimiliki, tentunya dapat dimanfaatkan untuk menguatkan Negara Indonesia dimata dunia.

Banyak Negara lain yang merasa iri dengan kekayaan yang dimiliki Negara Indonesia. Mereka berupaya untuk merampas kekayaan yang dimiliki Negara Indonesia dengan berbagai cara, salah satu contoh kasus nyata adalah Freeport Papua. Seharusnya kekayaan yang dimiliki dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Indonesia, bukan malah diberikan secara cuma-cuma kepada Negara lain. Padahal Negara lain memiliki tujuan pribadi untuk menguras habis kekayaan alam yang dimiliki Negara Indonesia.

Faktanya Negara Indonesia memiliki kelemahan dalam segi kualitas Sumber Daya Manusia. Masyarakat Indonesia kesulitan dalam mengelola Sumber Daya Alam yang dimiliki. Negara Indonesia tidak bisa lepas kebergantungan dengan Negara Asing dalam pengelolaan Sumber Daya Alam yang dimiliki. Padahal kita tahu bahwa kerjasama yang terjalin, sama sekali tidak menguntungkan Negara Indonesia. Harga diri bangsa Indonesia benar-benar hancur, rasanya sangat mudah untuk kita dibodohi oleh Negara lain.

Bangkit dan Menunjukkan Kekuatan Bangsa Sesungguhnya

Menyikapi permasalahan yang terjadi, Negara Indonesia memiliki kewajiban untuk bisa bangkit sekali lagi dalam keterpurukan. Bangsa Indonesia harus bisa menunjukkan kekuatan sesungguhnya di mata dunia. Harapan besar dimasa depan, Negara Indonesia bisa menjadi Negara maju, kuat dan unggul dalam segala hal dibandingkan dengan Negara lain. Indonesia pernah di masa jaya dengan bukti ditakuti oleh Negara-Negara lain, maka akan ada masa sekali lagi untuk membuat Negara Indonesia bisa memiliki citra yang sama seperti dahulu. 

Apakah untuk mewujudkan harapan besar dimasa depan sulit untuk diwujudkan ? tentunya aku akan mengatakan sulit untuk bisa diwujudkan. Namun jika seluruh rakyat Indonesia memiliki komitmen untuk berupaya dalam mewujudkannya. Niscaya segala harapan untuk perkembangan di masa depan akan lebih mudah untuk diwujudkan. Ketika semua rakyat Indonesia memiliki satu tekad untuk bersama, Negara Indonesia akan menjadi lebih kuat. Bangkit dengan satu cara yaitu bersatu dalam satu gerakan mengembalikan kekuatan sesungguhnya bangsa Indonesia.

Generasi Muda Memiliki Peranan Untuk Membangkitkan Kekuatan Bangsa Indonesia

Generasi muda memiliki peranan penting dalam suatu bangsa, generasi muda menjadi aktor utama untuk bisa membangkitkan kekuatan bangsa Indonesia dimata dunia. Harus diakui bahwa generasi muda selalu memiliki peranan penting dalam perubahan, telah banyak terjadi peristiwa-peristiwa penting yang melibatkan gerakan anak muda. Contoh nyata seperti gerakan Budi Utomo, Sumpah Pemuda, Perhimpunan Indonesia, Rengasdengklok dan yang paling terbaru adalah Gerakan Trisakti.

Apalagi dalam kehidupan di dunia saat ini, teknologi mengalami perkembangan yang sangat pesat. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan bahwa pesatnya kemajuan revolusi industri menciptakan tantangan baru yang perlu untuk dihadapi setiap individu. Agus Harimurti Yudhoyono juga berpendapat bahwa generasi muda memiliki peranan penting dalam segala kemajuan. Mereka harus memiliki kesadaran akan pemanfaatan potensi bukan malah terjebak dalam hal negatif perkembangan teknologi.

Generasi muda merupakan agen perubahan yang dapat mewujudkan cita-cita Negara Indonesia mencapai puncak keemasan di tahun 2045. Maka dari itu, sangat penting bagi generasi muda untuk tetap mempertahankan jati dirinya. Mereka perlu mempertahankan beberapa hal yaitu jiwa idealisme, kepemimpinan, pembangunan karakter, peningkatan kapasitas intelektual serta rasa kepedulian terhadap sesama.

Mari Berkoalisi Untuk Lebih Mudah Mewujudkan Segala Harapan

Ketika membicarakan tentang upaya mewujudkan harapan “membangkitkan kekuatan bangsa Indonesia sekali lagi”. Tentunya tidak akan bisa dilakukan dengan mudah, generasi muda akan menjumpai beberapa permasalahan, hambatan, rintangan dan ancaman. Namun sebagai agen perubahan, generasi muda memiliki kewajiban untuk terus maju dan melewati segala risiko dengan tekad yang kuat. Generasi muda merupakan pewaris dan penerus perjuangan bangsa, masa depan Negara Indonesia ada ditangan para generasi muda.

Generasi muda harus memiliki pemahaman yang baik tentang arti Demokrasi, sesungguhnya demokrasi menjadi kunci tercapainya tujuan bernegara. Sulitnya mengemban tugas mewujudkan harapan Negara Indonesia secara individu, membuat generasi muda memiliki kewajiban untuk bersinergi dan berkolaborasi bersama dalam mewujudkan segala cita-cita. Meskipun berbeda, generasi muda wajib menyatukan tekad untuk membangkitkan kekuatan utama Negara Indonesia.

Partai Demokrat memiliki keinginan kuat untuk bisa membangkitkan kembali kekuatan Negara Indonesia. Reformasi dari masa ke masa, selama 10 tahun partai Demokrat sudah pernah memimpin dengan berbagai kemajuan yang telah dicapai. Ekonomi Negara Indonesia dapat dikatagorikan sangat baik, hutang Negara tidak seperti saat ini. Partai Demokrat dikenal selalu berupaya untuk memberdayakan potensi dalam Negeri. Peran partai Demokrat sudah nyata, memberikan kontribusi yang tidak kecil pada Negara Indonesia.

Partai Demokrat berkoalisi dengan rakyat, harus diakui bahwa Partai Demokrat selalu berupaya untuk melibatkan rakyat dalam mewujudkan Visi dan Misi memajukan Negara Indonesia. Saat ini, Partai Demokrat berupaya semaksimal mungkin untuk ikut membantu para generasi muda dalam mewujudkan segala harapan masa depan Negara Indonesia. Tentunya dengan adanya koalisi, akan menjadi lebih mudah bagi bangsa Indonesia untuk mewujudkan segala harapannya.

#2dekadedemokrat

Referensi :

Demokrat, AHY Tekankan Pentingnya Sikap Generasi Muda Menghadapi Fenomena Revolusi Industri 4.0, Diakses pada tanggal 8 Agustus 2021, https://www.demokrat.or.id/ahy-tekankan-pentingnya-sikap-generasi-muda-menghadapi-fenomena-revolusi-industri-4-0/